Kelenjar Sebaceous

Kelenjar sebaceous atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan Kelenjar sebasea (sebaceous glands) yaitu kelenjar mikroskopis pada kulit yang mengeluarkan suatu hal yang bersifat minyak atau lilin yang disebut sebum. Untuk melumasi dan tahan air pada kulit dan rambut manusia. Mereka ditemukan dalam jumlah yang berlimpah pada wajah dan kulit kepala, mereka didistribusikan ke seluruh situs kulit kecuali telapak tangan dan telapak kaki. Kelenjar sebaceous biasanya dapat ditemukan di daerah yang tertutup rambut, di mana mereka terhubung ke folikel rambut. Deposit kelenjar sebum pada rambut, dan membawanya ke permukaan kulit di sepanjang batang rambut.

Lokasi dan Morfologi Kelenjar Sebaceous

Jenis percabangan dari kelenjar acinar (acinar gland), kelenjar sebasea ada pada manusia di seluruh kulit kecuali di telapak tangan dan telapak kaki. Kelenjar sebaceous biasanya dapat ditemukan di daerah yang tertutup rambut, di mana mereka terhubung ke folikel rambut. kelenjar sebum pada rambut membawanya ke permukaan kulit di sepanjang batang rambut. Struktur ini terdiri dari rambut, folikel rambut, otot arrector pili, dan kelenjar sebaceous yang dikenal sebagai unit pilosebaceous.

Struktur kulit dan rambut pada manusia. Kelenjar sebaceous terlihat seperti kantong berwarna kuning.
Struktur kulit dan rambut pada manusia. Kelenjar sebaceous terlihat seperti kantong berwarna kuning.

Kelenjar sebaceous juga ditemukan di daerah yang tak berambut (kulit berbulu) yaitu pada kelopak mata, hidung, penis, labia minora dan puting. Di tepi kelopak mata, kelenjar meibom adalah bentuk khusus dari kelenjar sebaceous. Mereka mengeluarkan suatu bentuk sebum (disebut meibum) ke mata, memperlambat penguapan air mata.

Sebum

Kelenjar sebaceous mengeluarkan substansi berminyak yang disebut sebum (dalam Bahasa Latin berarti lemak) yang terbuat dari lemak (lipid), lilin, dan reruntuhan mati sel penghasil lemak. Pada kelenjar, sebum diproduksi dalam sel-sel khusus dan dilepaskan pada saat sel penghasil ini meledak, kelenjar sebasea diklasifikasikan sebagai kelenjar holocrine sedangkan Seborrhoea adalah nama untuk kondisi kulit berminyak disebabkan oleh sebum yang berlebihan.

Sebum tidak berbau, tetapi bakteri yang terdapat pada sebum-lah yang menghasilkan bau. Sebum adalah penyebab dari beberapa orang mengalami masalah rambut “berminyak”, seperti dalam cuaca panas atau jika tidak dicuci selama beberapa hari. Kotoran telinga juga sebagian terdiri dari sebum.

Fungsi Kelenjar Sebaceous

Semua kelenjar sebaceous pada manusia telah terbukti menunjukkan kesamaan dalam struktur dan sekresi sebum dengan proses holocrine. Sebum diekskresikan oleh kelenjar sebaceous, terutama terdiri dari tryglicerides, ester lilin (Wax ester), dan squalene . ester lilin, seperti squalene, yang unik dari sebum yaitu ia tidak diproduksi di tempat lain di tubuh. Sebum juga mengandung 45% tidak larut dalam asam lemak dan diketahui memiliki aktivitas antimikroba yang luas. Selain itu, kelenjar sebasea sekresi menyediakan vitamin E untuk lapisan atas kulit wajah. lipid sebasea berkontribusi untuk menjaga integritas dari penghalang kulit, dan mengekspresikan pro-inflamasi dan anti-inflamasi. penelitian terbaru menunjukkan sebum yang bisa mewakili sistem pengiriman untuk antioksidan, lipid antimikroba, feromon, dan hidrasi stratum korneum.

Selama proses kehamilan terakhir , diketahui bahwa kelenjar sebaceous menghasilkan vernix caseosa yang melindungi kulit embrio dari air ketuban. sekresi sebasea dalam hubungannya dengan kelenjar apokrin juga memainkan peranan penting thermoregulatory.

Dalam kondisi panas, cairan emulsi akan memicu pembentukan dan mencegah hilangnya tetes keringat dari kulit. Dalam kondisi dingin, Sebum repels menaikkan kadarnya yang berasal dari kulit dan rambut. Peningkatan permukaan sekresi sebum di wajah ini juga terkait dengan perkembangan jerawat.

Komentar